|
FA [ COOL ] Material Week 4- July 2010 Download here English | Indonesia
Buah Roh – Pengendalian Diri
Dikutip dari Fruit of The Spirit, John w. Sanderson
PENDAHULUAN
Pengendalian diri adalah buah roh yang kesembilan dan terakhir yang sudah ditulis oleh Paulus dalam Galatia 5:22-23. Walaupun ini adalah buah roh yang terakhir, pengendalian diri tidak kurang penting dari buah roh lainnya dalam kehidupan kristiani kita. Dapatkah orang Kristen memiliki sifat yang tidak dapat dikendalikan dan tetap menjadi orang Kristen? Jarang! Anak Allah, yang kita kenal sebagai Tuhan Yesus dan guru, adalah menjadi contoh kehidupan yang dikontrol oleh kuasa tangan Tuhan.
Dalam Galatia 5:23, “pengendalian diri” berasal dari kata egkateria dalam bahasa Yunani yang berarti memiliki kuasa, kekuatan, menguasai dan mengendalikan diri. Oleh karena itu kata pengendalian diri berarti dapat menguasai keinginan dan kemauan diri sendiri. Namun kata ini tidak tertuju pada kendali dalam keinginan dan kemauan diri sendiri. Ini dapat diaplikasikan dalam tindakan ketaatan, penyerahan diri dan hidup yang tak berdosa. [Ketua FA diskusikan dengan anggota mengenai apa yang mereka mengerti mengenai kata pengendalian diri]
Sangatlah berbahaya apabila adanya kuasa tanpa kendali. Kuda liar yang sangat kuat apabila tidak dikendalikan dapat melukai penunggangnya. Kekuatan atom apabila dikendalikan dengan baik dapat membantu untuk menghasilkan listrik bagi rumah-rumah dan pabrik (energi nuklir). Namun bila ini tak dapat dikendalikan, kekuatan atom dapat menghancurkan suatu kota (bomb atom). Bagaimana kita dapat mempraktekkan pengendalian diri ditengah dunia yang penuh dengan tantangan dan cobaan ?
Mari kita belajar bersama ,hal-hal apa saja yang harus kita tanamkan dan cabut agar buah pengendalian diri dapat tumbuh.
|