| Buah Roh (Damai Sejahtera) |
|
|
| Written by bcssg |
|
FA [ COOL ] Material Week 2 - June 2010 Buah Roh – Damai Sejahtera
PENDAHULUAN
Kata shalom biasa kita gunakan untuk menyapa sesama orang percaya. Kata ini berasal dari kata Ibrani yang berarti damai sejahtera. Ketika kita berkata shalom satu sama lain, hal itu berarti “damai sejahtera besertamu.” Akan tetapi, berapa seringkah kita merasakan damai? Ketika kita mendengar berita di TV kita sering melihat protes, kerusuhan atau perang terjadi di negara-negara lain di seluruh dunia. Ketika kita melihat ke dalam hati kita, kita sering merasa cemas atau khawatir mengenai tantangan di dalam hidup kita. Kita semua merindukan adanya damai sejahtera – sejahtera di dalam hati kita dan di dalam masyarakat. Tetapi bagaimana kita dapat memperoleh damai yang sejati? PEMBAHASAN 1. Apa yang harus kita pelihara?
Ketika ada batas waktu (deadline) yang sulit untuk dipenuhi, argumentasi, masalah kesehatan, dan kekuatiran, sulit bagi kita untuk merasa damai.
Apa yang kita perlukan untuk memperoleh damai dari Tuhan adalah memelihara suatu sikap penyerahan kepada Tuhan. Menyerah kepada Tuhan adalah suatu tindakan menaati Tuhan dan membiarkan Tuhan untuk bekerja di dalam hidup kita ketika Ia berdiam di dalam kita. Kenyataannya, kita diminta untuk menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan (1Pet 5:7)! Ketika kita berserah kepada Tuhan, kita berhenti bergumul dengan Tuhan mengenai masalah tersebut dan berhenti mengkhawatirkan masalah itu.
Ini adalah pertukaran yang mudah, kita memberikan masalah kita kepada Tuhan, dan Tuhan memberikan damaiNya kepada kita. Kita meminta Tuhan untuk memberikan hikmat kepada kita untuk menyelesaikan isu atau tantangan yang kita hadapi dan kekuatan untuk terus berjalan, tetapi yang terpenting, kita membiarkan Tuhan untuk bekerja di dalam masalah tersebut. Akan tetapi, hal ini juga tidak berarti bahwa kita tidak melakukan apapun terhadap masalah itu. Ketika hikmat atau pertolongan datang kepada kita untuk menyelesaikan masalah, kita perlu bekerja atasnya. Ingat, Tuhan tidak pernah terlambat, dan tidak pernah terlalu cepat; Ia selalu tepat waktu.
Tommy Tenney memberikan sebuah ilustrasi bagaimana memuji Tuhan dapat memberikan cara pandang yang berbeda terhadap masalah kita. Ketika pesawat masih berada di landasan, semua bangunan terlihat begitu besar. Ketika pesawat tinggal landas dan terbang semakin tinggi, bangunan yang sama akan kelihatan semakin kecil. Hal yang sama juga terjadi dengan masalah kita, ketika kita berterima kasih kepada Tuhan dan memujiNya (memuji Tuhan sebagai Allah yang besar dan bukan atas masalah). Ia akan menunjukkan kekuatan yang baru kepada kita dan cara pandang yang menyegarkan bahwa tidak ada satupun yang terlalu besar bagi Tuhan. Kenyataannya, Tuhan lebih besar dari semua masalah yang ada di dunia dan Ia lebih dari sanggup untuk mengatasi masalah atau tantangan yang kita hadapi. Seseorang pernah berkata bahwa Roh Kudus mengingatkan dia sebagai anak-anak Tuhan bahwa kita seharusnya tidak berkata kepada Tuhan betapa besarnya masalah kita. Sebaliknya kita harus mengatakan kepada masalah betapa besarnya Tuhan kita!
2. Apa yang harus kita buang yang tidak sesuai dengan damai yang sesungguhnya a. Kecemasan Kecemasan merampok damai sejahtera dari hati kita. Ketika kita merasa khawatir atau cemas kita berfokus pada hal-hal atau orang yang dapat menolong hidup kita untuk berjalan dengan lebih lancar. Ketika kita cemas atau khawatir, kita tidak mempercayai Tuhan yang dapat melepaskan kita dari kesulitan. Kita tidak dapat memiliki damai yang sesungguhnya ketika kita membiarkan kecemasan bertumbuh dalam hati kita. Perhatikan, bahwa ketika Anda merasa cemas dan khawatir, energi Anda pun akan dengan mudah terkuras.
Di dalam Lukas 12, Yesus memberitahu murid-muridNya untuk tidak merasa kuatir mengenai makanan dan pakaian. Makanan dan pakaian adalah hal yang sangat penting bagi orang-orang pada saat itu. Itu adalah kebutuhan pokok mereka. Akan tetapi, Yesus memberitahu para muridNya untuk tidak merasa khawatir mengenai hal-hal ini karena Tuhan mengetahui kebutuhan kita dan Ia akan memenuhinya. Ia juga mengajarkan mereka untuk mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu dan semua hal ini akan ditambahkan kepada mereka dan agar mereka tidak mengkhawatirkan hal-hal yang lebih banyak dari hari ini.
b. Pertengkaran, kecemburuan, pertentangan dan rasa iri hati Pertengkaran, kecemburuan, pertentangan dan rasa iri hati adalah alang-alang yang perlu kita waspadai. Kita seringkali digoda oleh kecemburuan ketika kita membandingkan diri kita dengan orang lain. Dalam masyarakat saat ini, kita cenderung membandingkan diri kita dengan tetangga kita. Ketika salah satu teman kantor kita dipromosi, kita cenderung berpikir mengapa bukan kita yang dipromosikan. Jika kita terus berdiam dalam cara berpikir yang seperti ini kita akan menjadi pahit hati dan hal ini akan mengusir damai sejahtera dari dalam hati kita. Alkitab mengajarkan kita untuk menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23). Kita perlu membiarkan Roh Kudus untuk menolong kita mencabut semua alang-alang ini dan tidak membiarkannya bertumbuh dalam hati kita. Ketika Roh Kudus bergerak dalam hati kita, Ia akan mengajar kita bahwa ibadah yang disertai rasa cukup memberikan keuntungan besar. (1 Tim 6:6).
Jika Anda menanyakan sekelompok anak siapa yang ingin mendapatkan es krim terlebih dahulu, setiap anak akan mengacungkan tangannya! Sebagai orang dewasa kita pun cenderung memiliki kebiasaan seperti ini yang berpusat pada diri sendiri. (saya terlebih dahulu). Tetapi ketika kita membiarkan Tuhan untuk bekerja dalam hidup kita, kita bergerak dari berpusat pada diri sendiri ke berpusat pada Kristus (yang berfokus pada Tuhan dan orang lain). Pastor Rick Warren menjadi seorang milioner sebagai hasil dari bukunya, Hidup yang digerakkan oleh tujuan, tetapi daripada menghamburkan uang tersebut untuk dirinya sendiri, ia memberikan hampir sebagian besar uangnya untuk Tuhan (90%nya!). Ia adalah salah satu contoh orang yang hidup dengan berpusat pada Kristus.
DISKUSI
· Bagaimana cara kita memperoleh damai perorangan di dalam hidup kita dan keluarga kita ? · Bagaimana cara kita memperoleh damai umum dalam komunitas Kristen kita? (gereja, kelompok sel)?
KESIMPULAN Oleh iman di dalam Kristus, kita memperoleh damai dari Tuhan. Ketika Anda merasa khawatir, fokuskan mata Anda pada Yesus dan Ia akan melepaskan Anda dari kesulitan dan persoalan. Nyatakanlah dalam segala hal keinginan Anda kepada Allah melalui doa dan ucapan syukur dan damai Allah akan diberikan kepada Anda. Semoga Tuhan memberikan Anda damai Roh Kudus ketika kita percaya kepadaNya. Amin. |



