Buah Roh - Love Print E-mail
Written by bcssg   

FA [ COOL ] Material Week 4 - Apr 2010
Download here
English | Indonesia

BUAH ROH – KASIH

PENDAHULUAN

Kasih adalah kata yang paling sering kita gunakan. ”KASIH “ digunakan dan didengar, namun seberapa seringkah kita merenungkan arti kata tersebut? Menurut definisi yang diambil dari Wikipedia, kasih adalah sebuah emosi yang berhubungan erat dengan hubungan dan kasih sayang yang kuat.  Ditemukan juga di dalam kamus,definisi yang mirip, dimana arti kasih adalah emosi atau perasaan. Emosi dan perasaan dapat berubah-ubah dan bagaimana kita mengetahui mana yang emosi atau perasaan kasih? Jika kasih berdasarkan hanya pada emosi atau perasaan, maka kasih adalah sesuatu yang sulit ditebak dan hanya terjadi jika ada kesempatan! Definisi kasih yang lebih konkrit dan jelas yang digambarkan di Alkitab tertulis seperti ini.

Kasih itu sabar ; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu”  (1 Kor 13:4-7)

13 tahun yang lalu saat pertama kalinya saya menemukan ayat-ayat Alkitab ini, saya begitu bergairah dan begitu terheran-heran, bagaimana bisa seseorang diberikan hikmat yang luar biasa, menggambarkan arti sebuah kasih dengan begitu tepat. Selama ini saya selalu berpikir sudah mengetahui apa kasih itu, sampai saya kemudian temukan ayat ini. Sekarang saya baru mengerti, bahwa kasih itu lebih dari sekedar mengucapkan “ saya cinta padamu”. Ini adalah salah satu buah roh.

Semua dari kita tahu bahwa kasih adalah suatu yang baik dan ingin dikasihi. Bagaimana caranya agar buah roh ini di kembangkan dalam hidup sehari-hari. Berikut adalah pembahasan praktikalnya.

PEMBAHASAN

Pengetahuan – kita harus selalu mengingatkan diri kita bahwa Tuhan itu kasih dan kita harus berbicara, berpikir dan bertindak dengan kasih. Hati-hati dengan ilalang (rumput liar) yang berada disekitar kita yang tidak sesuai dengan kasih. Kebencian adalah salah satu jenis ilalang. Seringkali kita mengijinkan setitik kebencian menganggu hati kita. Ilalang ini lama kelamaan bertumbuh menjadi kebencian dan menyebar di halaman (hati) kita dan mengambil ruang dari rumput lain (kasih). Maka dari itu, hati-hatilah terhadap ilalang. Sadarlah untuk melawan godaan yang seperti ilalang berusaha untuk merusak, haruslah kita seperti tukang kebun yang baik, mencabut akar ilalang dan memelihara hasilnya agar berbuah, hiduplah dalam kasih terus menerus.

Ketika kita terus menerus membangun hubungan dengan Tuhan, DIA senantiasa akan selalu mengingatkan kita agar berhati-hati. Kadang-kadang, ketika kita marah atau seseorang menyalahkan kita, kita ingin diperlakukan adil atau berpikir negatif, tetapi Roh Kudus, Penasihat kita yang ajaib akan mengingatkan akan kasih. Ketika kita berjalan dalam kasih, dengan menjadi duta kerajaan Allah dimana Allah itu adalah kasih ( 1 Yoh 4:8)

Pertobatan -  seringkali kita ingin menunjukkan kasih kita kepada orang lain, terutama orang yang kita cintai, tetapi gagal karena dosa. Sifat egois, tidak berterima kasih dan tidak memaafkan membuat kita  tidak dapat memperlakukan orang lain dengan kasih. Obat penawar racun ini  adalah pertobatan dari dalam hati kepada Tuhan dan minta hikmat dan pertolongan supaya berhasil memangkas  semua ilalang yang menghambat pertumbuhan kasih. Hanya yang hatinya benar-benar bertobat yang dapat mengijinkan Roh Kudus bekerja untuk memangkas ilalang dan menghasilkan buah kasih. Kita perlu seperti tanah liat yang lembut, dimana Tuhan dapat dengan mudah dibentuk.

Seorang Pastor dari Afrika Selatan bercerita tentang pengalamannya,sebagai seorang mantan tentara, dia suka menggunakan prinsip militernya untuk mendisplinkan anak-anaknya. Anak-anaknya akan merasa takut jika mereka melakukan kesalahan. Kemudian suatu hari saat sedang membaca alkitab, dia menemukan tentang buah roh, dia mulai membayangkannya dalam setiap tindakannya. Dia merenungkan bagaimana dia tetap menunjukan kasih jika anak-anaknya lakukan kesalahan. Dan suatu hari, salah satu anaknya telah melakukan kesalahan, dia memanggil anaknya dengan penuh kasih. Anaknya heran melihat perubahan sosok ayahnya yang biasa bergaya militer menjadi ayah yang lembut.

Perbuatan – kasih seperti yang didefinisikan dalam 1 Kor 13:4-7 adalah sebuah perkataan dengan perbuatan.  Sabar dan murah hati; tidak cemburu,tidak memegahkan diri dan tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, tetapi bersukacita karena kebenaran, selalu melindungi, percaya segala sesuatu,mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Ini semua adalah tindakan dalam perkataan. Hanya berbicara atau berpikir tentang kasih itu tidak cukup. Kasih yang benar harus dengan perbuatan.

Yesus menunjukkan bagaimana untuk mengubah kasih menjadi suatu perbuatan. Kemanapun DIA pergi, DIA menyembuhkan yang sakit, memberi makan orang, mengajarkan orang dan mengubah banyak orang. DIA mempunyai belas kasihan. Belas kasihan adalah tindakan dari kasih. Bahkan sampai DIA harus mati di kayu salib, namun Yesus melalui semuanya itu karena kasihNya pada kita.

DISKUSI KELOMPOK

  1. Ada dua ukuran kasih yang telah di ringkas oleh Yesus. Bagaimanakah aplikasi dari kedua perintah itu dalam kehidupan sehari-hari?
    1. Mengasihi Tuhan (Mat 22:37)
    2. Mengasihi sesama (Mat 22:39). Kapan terakhir kalinya engkau menunjukkan kasihmu kepada sesama (kepada orang yang engkau kasihi dan sesama)?
  2. Masalah mengasihi sesama.
    1. Mengasihi keluargamu. Apakah engkau mengasihi orang –orang terdekat sebagaimana mestinya atau engkau mengganggap mereka sebagai tempat dimana bisa melemparkan amarahmu tanpa harus berpikir? Bagaimana engkau dapat memperbaiki kasih sayang kepada keluargamu?
    2. Mengasihi orang yang terlantar. Apa yang alkitab bicarakan tentang mengasihi orang terlantar? Baca Roma 12:20-21

KESIMPULAN

Hati-hatilah kepada ilalang yang merampas buah-buah kasih. Bertobatlah kepada Tuhan dan mintalah kepadaNya agar memangkas ilalang dalam kehidupanmu. Tunjukkan kasihmu dalam tindakan. Biarlah Tuhan semakin ditinggikan dan kita semakin di rendahkan, maka kasihNya akan terus bertambah!

 

Contact Us

400 Orchard Road #07-01

Orchard Towers

Singapore 238875


Tel: (65) 6463 4695

Fax: (65) 6227 6084

email: info@bcs.org.sg