| Bangkit di Dalam Iman |
|
|
| Written by bcssg |
|
FA [ COOL ] Material Week 1 - Feb 2010 Bangkit di dalam Iman Disadur dari Kings and Judges oleh Sunday Adelaja
Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. Obaja 1:17
Gereja adalah Sion. Tuhan akan bekerja di dalam gereja sehingga terjadi pelepasan yang dibutuhkan dunia. Anak-anak Tuhan akan memperoleh kembali bagian mereka dan warisan di dalam Tuhan.
Di dalam akhir jaman, Tuhan sedang menyempurnakan gerejanya. Seperti yang tertulis bahwa supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. (Ef 5:27). Kuasa dan kemuliaan Tuhan dilepaskan untuk mempersiapkan kita bagi akhir jaman, untuk membebaskan dan menaruh kita di atas Gunung Sion.
Penting bagi kita untuk memahami posisi, otoritas dan kuasa di dalam Yesus Kristus agar gereja bisa mengaplikasikan kerajaan dan kuasa. Alasan untuk kita bercahaya adalah karena hikmat dan pengertian kita (Dan 12:3). Kita harus memahami apa yang firman Tuhan katakan mengenai gereja, serta mengimani dan berjalan di dalamnya. Gereja harus memanifestasikan keajaiban Tuhan kepada dunia karena kita telah didelegasikan dengan otoritas dan kuasa Yesus Kristus. Gereja harus bangun di dalam kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa dan membawa keselamatan, kemerdekaan dan kesembuhan bagi segala bangsa di dunia, dan kita akan menghentikan kejahatan dan menghancurkan kutuk. Bagaimana cara melakukannya? 1. Beriman kepada Tuhan di setiap waktu Kasih adalah dasar dari kekristenan, tetapi kunci dari pengenalan akan Tuhan adalah iman. Gereja tidak dapat ada tanpa iman. Tanpa iman, gereja tidak bisa berdiri kokoh dan kuat. Tanpa iman, gereja tidak memiliki masa depan. Kita datang kepada Tuhan melalui iman di dalam-Nya; serta kita menerima berkat karena iman. Iman menciptakan kesempatan bagi kita untuk bersekutu dan bergaul dengan Tuhan di dalam Roh. Ibr 11:6 menyatakan "tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah ..."
Ketika tidak ada iman, tidak terjadi komunikasi dengan Tuhan. Tuhan memberkati orang-orang yang menghampiri-Nya dengan iman. Di dalam ibadah, kita memberikan persembahan dengan iman sehingga Tuhan akan memultiplikasikan pemberian kita dan memberikati keuangan kita. Motif persembahan kita adalah oleh karena kasih, ucapan syukur dan iman. Demikian halnya, doa itu lemah tanpa iman; pujian menjadi lemah tanpa iman, dan sebagainya ... Hukum rohani yang paling penting adalah semua tindakan kita harus disertai dengan iman.
Ef 2:7-8 menyatakan bahwa Tuhan ingin menunjukkan kekayaan kasih karunia-Nya sesuai dengan kebaikan-Nya di dalam Kristus Yesus. Hal ini dicapai dengan kasih karunia melalui iman. Tuhan sudah melakukan bagian-Nya dengan memberikan kita kasih karunia. Kita harus bertindak dengan iman untuk menerimanya.
Di dalam kisah wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun, kita tahu bahwa ada banyak orang di sekitar Yesus. Banyak dari mereka yang tidak hanya menyentuh Yesus tetapi juga berhimpitan dengan-Nya. Tetapi ada seorang wanita berada di kejauhan, dia menerima kuasa Tuhan sedangkan orang lain tidak menerimanya. Wanita ini datang dengan iman dan kuasa tersebut dilepaskan. Berimanlah kepada Tuhan!
Iman adalah prasyarat yang menentukan hubungan timbal-balik manusia dengan Tuhan. Jadi semua janji Tuhan menjadi ya dan amin ketika kita mengaplikasikan iman kita di dalamnya. Aktifkan firman dan janji Tuhan dengan percaya kepada-Nya.
2. Singkirkan keragu-raguan dari hidup Anda Adam dan Hawa tinggal di Taman Eden, Tuhan memberikan mereka otoritas untuk menguasai bumi. Mereka adalah tuan dari segala yang diciptakan Tuhan. Kemudian mereka jatuh ke dalam dosa. Mengapa mereka jatuh? Apakah dosa mereka? Hal ini bukan hanya dikarenakan ketidaktaatan mereka ketika mereka makan buah yang dilarang firman Tuhan itu. Ya, ketidaktaatan adalah sebuah dosa. Tetapi pada mulanya mereka ragu terhadap firman Tuhan. Mereka menanyakan firman Tuhan ketika ular mencobai mereka dan berargumen dengan mereka mengenai buah tersebut.
Jika mereka percaya kepada Tuhan, jika mereka tidak berprasangka bahwa Tuhan memiliki maksud tertentu, mereka tidak akan melakukan apa yang telah dilarang Tuhan. Ketidakpercayaan dan keragu-raguan membawa mereka pada ketidaktaatan dan dosa.
Jika Anda percaya bahwa tubuh Anda adalah bait Roh Kudus (1 Kor 6:19), Anda akan memeliharanya tetap kudus dan bersih. Anda tidak akan merusak dan mengotori tubuh kita yang merupakan Bait Roh Kudus. Ketidakpercayaan membuat manusia mengabaikan kehidupan mereka. Jika kita memiliki pemikiran bahwa ... Saya tidak sempurna, masih berdosa, dan memiliki banyak kesalahan ... Anda meragukan 2 Kor 5:21 - Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah! Jika kita masih takut kepada hantu atau roh kegelapan, kita tidak sepenuhnya percaya kepada firman Tuhan yang menyatakan Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. (1 Yohanes 4:4).
Anda bisa membagikan pengalaman Anda. Seringkali kita mengenal Firman tetapi kita meragukan kebenarannya. Jika Anda ingin bangkit menjadi raja dan imam, Anda harus menghilangkan semua keragu-raguan dan memilih untuk percaya. Tanamkan iman Anda di dalam firman Tuhan! Baca 2 Kor 1:20 - Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.
3. Berjuang dengan baik di dalam iman Iman bukan sebuah proses instan. Iman adalah sebuah perjalanan – kadang-kadang bisa merupakan sebuah proses yang panjang. Iman juga merupakan sebuah perjuangan. Kita harus bertanding di dalam pertandingan iman yang baik (1 Tim 6:12). Ada banyak kuasa negatif di sekeliling kita setiap hari; orang cenderung mengeluh ketika hal yang tidak diinginkan menghampiri sehingga iblis membisikkan keragu-raguan. Kita harus kuat di dalam Tuhan dan kekuatan kuasa-Nya (Ef 6:10).
Manusia kehilangan kemuliaan Tuhan ketika meragukan kebenaran di dalam firman Tuhan. Di dalam hari-hari terakhir ini, kita harus berakar kuat di dalam iman, sehingga firman itu menjadi daging di dalam kita dan kemuliaan Tuhan akan kembali kepada kita. Firman Tuhan harus menjadi bagian dari hidup kita – tidak hanya bagi kita ketahui tetapi untuk kita hidup.
Kita telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah (Kol 3:3). Kita tidak lagi bergantung kepada kekuatan dan hikmat kita. Kita telah mati. Kita hidup dengan otoritas dan kuasa Allah!
Penutup
Ambillah sedikit waktu untuk membahas, mengulang, dan menantang diri kita di dalam tiga hal yang baru kita bahas:
Tuhan akan memakai kita dengan lebih efektif ketika kita hidup dan berjalan dengan iman!
|



