| BERBUAT KEBAIKAN |
|
|
| Written by bcssg |
|
FA [ COOL ] Material Week 2 - Dec 09 BERBUAT KEBAIKAN
(Oleh Rick Warren “God’s power to change your life”)
Pemerintah Singapura menjalankan Kampanye Kebaikan yang ditujukan untuk mendorong orang berbuat baik dan mempedulikan orang lain. Di dalam Alkitab, kita temukan bahwa Tuhan juga mengkehendaki kita untuk berbuat baik di dalam hidup kita. Di dalam Kolose 3:12-13: Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Kebaikan adalah “kasih dalam bentuk tindakan”, sebuah ekspresi kasih, yang nyata dan aktif bentuknya, tidak hanya bersifat emosional.
Apa yang dimaksud dengan menjadi seorang yang baik hati dan bagaimana kita bisa menjadi lebih baik? Ada lima ciri-ciri dari seorang yang baik hati. 1. Sensitif Orang yang baik hati, sensitif terhadap orang lain. Mereka memperhatikan kebutuhan orang-orang di sekeliling mereka. Filipi 2:4 Dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Kebaikan selalu dimulai dengan memperhatikan kebutuhan dan kesusahan orang lain. Setiap orang yang Anda temui minggu ini membutuhkan kebaikan, karena ada beberapa orang yang mungkin sedang mengalami kesusahan. Seringkali kita tidak memperhatikan sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan orang lain. Kita menjadi acuh tak acuh, kita berhenti mendengar, serta lupa akan tekanan yang dihadapi orang lain. Kebaikan selalui dimulai dengan sensitif. 2. Mendukung Sifat yang mendukung berbicara tentang membangun orang lain daripada menjatuhkan mereka. Perhatikan mengenai apa yang Anda katakan kepada orang lain. Berkata-katalah yang membangun. Berkata-katalah dengan baik. Amsal 15:4 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. Tidak ada seorang pun yang suka dijatuhkan. Anda bisa menghancurkan orang dengan perkataan Anda kepada mereka. Berikanlah semangat kepada orang lain, kuatkan mereka dan dukunglah mereka Amsal 10:32 Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan, tetapi mulut orang fasik hanya tahu tipu muslihat. Seberapa besarnya Anda memberi dukungan kepada orang lain di dalam perkataan Anda? Sebagai contoh, jika Tuhan memberi Anda $1 untuk setiap perkataan yang baik yang Anda keluarkan dan menarik kembali $1 untuk setiap kata-kata buruk yang Anda lepaskan, apakah Anda akan menjadi kaya atau miskin? Berilah dukungan di dalam perkataan Anda. 3. Simpatik Belajarlah untuk bersimpatik, orang lain akan menghargainya ketika Anda bersimpati kepada mereka, ketika Anda turut sedih dan merasa terluka dengan mereka. Seringkali, ketika seseorang mengalami krisis, orang lain berkata, “Kami tidak tahu apa yang harus dikatakan pada masa-masa seperti ini.” Sebenarnya Anda tidak perlu berkata apa-apa. Hanya dengan berada di sana sudah merupakan ekspresi kebaikan. Roma 12:15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! Yesus adalah contoh tertinggi dari seorang yang bersimpatik. Yesus adalah wujud dari kebaikan. Seringkali kita membaca di dalam Alkitab bahwa Yesus “tergerak oleh belas kasihan.” Jika Anda ingin mengetahui seperti apa kebaikan itu, perhatikanlah Yesus. Untuk menyerupai Kristus, kita harus memiliki belas kasihan. 4. Berterus-terang Kadang-kadang kebaikan berarti berterus-terang. Hal itu berarti bercerita apa adanya dan bercerita kebenaran. Berterus-terang kepada seorang teman dan beritahukan di mana kesalahannya. Amsal 27:6 Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah. Ada waktunya di mana kita harus melukai orang lain untuk membuat mereka sembuh. Kebaikan berarti bersifat terus-terang. Kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa kebaikan berarti memberitahukan kebenaran yang menyakitkan. Bagaimana kita bisa tahu kapan kita harus tegas kepada orang lain? Tanyakanlah kepada diri Anda dua pertanyaan ini: Pertama, apakah saya benar-benar memiliki komitmen pada kepentingan orang ini? Kedua, apakah saya hanya membuat komentar “tabrak lari” atau apakah saya mau tetap membantunya untuk berubah? Kita harus peduli dan berani untuk berkata “Saya tidak akan membiarkanmu menghancurkan dirimu, saya tidak akan duduk diam dan melihat hidupmu hancur.” 5. Spontan Jadilah Spontan, jangan menunggu untuk menunjukkan kebaikan. Lakukanlah setiap ada kesempatan . Kerjakanlah sekarang. Galatia 6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. Ketika kita mulai membahas tentang kebaikan, suatu maksud baik tidak terhitung. Kesempatan tidak akan berakhir sampai Anda mengerjakannya. Berbuat baiklah setiap Anda memiliki kesempatan. Ketika Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang Samaria, Dia mengingatkan kita akan kebaikan yang spontan bagi orang-orang yang terluka di sekitar kita. Mereka mungkin terluka di dalam pernikahan mereka, atau pekerjaan maupun studi mereka. Mereka mungkin terluka secara fisik, emosi, maupun rohani. Kita harus menanyakan pertanyaan ini “Apakah alasan kita tidak membantu mereka?” Dunia kita diisi dengan orang-orang yang membutuhkan kebaikan kita. Ada banyak cara untuk menunjukkan kebaikan karena ada orang-orang yang membutuhkannya. Ingat, semakin tidak baik seseorang, semakin membutuhkan kebaikan orang tersebut. Mari kita tantang diri kita. Buatlah sebuah daftar yang berisi tujuh orang kepada siapa Anda bisa berbuat baik dan catatlah bagaimana Anda bisa menunjukkan kebaikan kepada minimal satu orang dari mereka. Mintalah kepada Tuhan kesempatan untuk menunjukkan kebaikan kepada minimal satu orang dari mereka. Kita mungkin akan terkejut bagaimana hal ini berdampak kepada kita.
|



