| Tips Investasi untuk Pertumbuhan Keluarga Allah |
|
|
| Written by bcssg |
|
FA [ COOL ] Material Week 4 - Nov 09
Tips Investasi untuk Pertumbuhan Keluarga AllahPendahuluan
Bayangkan sejenak bahwa keluarga Anda adalah modal terbesar Anda. Jika Anda bisa mendapatkan tips investasi agar bisa bertumbuh dalam kualitas, apakah Anda tertarik ? Kita menggenggam sebuah harta strategi investasi untuk pertumbuhan keluarga kita. Alkitab, firman Tuhan dalam bentuk tulisan, mengandung banyak prinsip-prinsip dan pengajaran yang mendukung keluarga. Jika kita belajar mempraktekkannya, hal ini akan memperkaya keluarga Anda dalam hal membangun hubungan satu dengan yang lain.
Tujuan
Pembahasan
Tip #1: Memahami satu dengan lain (1 PET 3:7a)
Para suami secara langsung diinstruksikan untuk memahami istrinya. Apa yang dimaksud dengan memahami orang lain? Itu berarti “membuat apa yang penting bagi orang tersebut penting juga bagi Anda seperti pentingnya orang lain tersebut bagi Anda.”
Bagaimana kita bisa mengembangkan sebuah roh yang memahami? Dengan memahami satu dengan yang lain dan mendengar satu dengan yang lain. (YAK 1:19)
Apakah penyebab sebagian dari kita tidak mengalami hubungan yang Tuhan kehendaki karena kita tidak menghormati-Nya? Apakah sebab beberapa hubungan keluarga tidak harmonis karena kita tidak menghromatii pasangan kita? Bagaimana kita bisa menunjukkan bahwa kita menghormati orang-orang di dalam hubungan keluarga kita? · Dengan menghormati posisi dan otoritas satu dengan yang lain · Dengan menghormati privasi satu dengan yang lain · Dengan menghormati waktu satu dengan yang lain Orang yang memiliki kesulitan yang besar dalam menghormati orang lain adalah orang yang merasa diri mereka yang terpenting; dosa kesombongan. Filipi 2:3 menyatakan kepada kita untuk menjadi rendah hati, mementingkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.
Tip #3: Menjaga komitmen (PKH 5:4-5 )
Mengapa menjaga komitmen dan menghormati janji kita begitu penting? Karena kita semua cenderung membangun harapan kita di sekeliling janji-janji itu. Ketika kita menjaga komitmen kita, tindakan ini menghasilkan rasa percaya. Tidak ada hubungan yang sehat yang terlepas dari rasa percaya. Rasa saling percaya adalah dasar kuat di mana sebuah keluarga dibangun. Tetapi menjaga komitmen bisa berharga mahal. Apakah Anda memiliki komitmen yang harus dijaga? Suami istri, kapan saat terakhir kali mengingat kembali janji nikah? Ketika kita menikah, komitmen yang kita buat dihadapan Tuhan adalah menjadikan pasangan kita menjadi hal yang terpenting di dalam hidup kita. Apakah waktu dan perhatian kita merefleksikan hal itu?
Mungkin cara yang paling mudah agar sebuah hubungan yang sehat bertumbuh adalah dengan saling menguatkan dan kita bisa memulainya dari rumah kita: · Dengan tersenyum Jangan pernah meremehkan kuasa senyum. Sebuah seyuman tidak hanya meningkatkan nilai wajah anda, tetapi juga menghangatkan hati orang kepada siapa anda tersenyum. · Dengan kata-kata Seseorang berkata, "Manusia tidak hidup dengan roti saja. Dia juga membutuhkan mentega." Kata-kata adalah kuasa yang bisa dipakai untuk kejahatan dan kebaikan. Dan kita mau memberikan kata kata yang membangun. · Dengan menunjukkan hal positif. Seorang wartawan bertanya kepada Andrew Carnegie, seorang pengusaha besar, mengapa dia mempekerjakan 43 jutawan. Carnegie menjawab bahwa mereka bukan jutawan ketika mulai dipekerjakan. Carnegie menjawab bahwa mereka dikembangkan dengan cara yang sama seperti emas. Ketika emas ditambang, kotoran harus disingkirkan, tetapi anda bukan menambang kotoran tetapi emas! Mulailah hari ini dengan mencari emas di dalam anak, pasangan, dan orang tua Anda. Yesus pasti menemukan emas di dalam diri murid-murid yang Dia pilih. · Dengan memberi hadiah Apakah ada Barnabas di rumah Anda? Di dalam Kisah Para Rasul 4:36-37 kita membaca bahwa ada seseorang yang bernama Yusuf yang disebut Barnabas (yang berarti “Anak Penghiburan”). Dia berasal dari suku Lewi dan berasal dari Pulau Siprus. Ayat 37 : Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul. Yusuf, karena sifatnya, disebut “Anak Penghuburan.” Salah satu hal yang dilakukannya adalah dengan member hadiah.
Tetapi Alkitab jelas dalam instruksinya karena kita telah menerima pengampunan dari Tuhan, kita juga harus mengampuni orang lain.
KESIMPULAN Teruslah berinvestasi di dalam keluarga Anda sesuai dengan kasih Tuhan, kita akan menuai hasilnya dan menjadi berkat bagi banyak keluarga yang lain untuk memuliakan nama Tuhan. |



