Visi Gereja - November 2009 Print E-mail
Written by bcssg   

FA [ COOL ] Material Week 3 - Nov 09
Download here
English | Indonesia

Visi Gereja - November 2009

Pendahuluan

Pada pertengahan September 2009, penanggalan Yahudi berubah dari tahun 5769 menjadi tahun 5770. Menurut tradisi Yahudi, tahun 5770 memiliki makna yang penting, di mana disebutkan bahwa tahun AYIM berarti mata Tuhan terbuka lebar, memperhatikan umat-Nya. Tuhan siap untuk menuntun dan memimpin umat-Nya. Apakah Anda siap akan tuntutan Tuhan di dalam hidup Anda?

Ayat Kunci: Mazmur 32:8

“Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”

 

 

 

Pembahasan

1.        Selalu memandang kepada Allah (Mazmur 123:2)

Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. Para hamba biasanya tidak memandang mata tuannya; mereka hanya mengamati tangan tuannya. Hal ini dikarenakan setiap gerak-gerik tangan tuan bisa berarti perintah, sampai Tuhan mengasihani kita dan menyelamatkan kita dari tekanan.

Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan. (Mazmur 33:18, 19). Raja Daud berkata: “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

  1. Kerjakan sesuai perintah Tuhan (Hakim-Hakim 7:17)

Jika Anda mengingat kembali, kebanyakan perintah Tuhan itu tidak masuk akal. Sekarang ini, Tuhan sedang menyaring kita seperti pasukan Gideon. Tentara yang tidak terlalu menyibukkan diri dengan kehidupannya sendiri, tetapi hanya untuk menyenangkan Dia yang mengangkatnya menjadi tentara. Gideon berkata kepada 300 orang tentaranya, “Perhatikanlah aku dan lakukanlah seperti yang kulakukan.” Kemudian, tentara Gideon mengikuti instruksinya, mereka meniup sangkakala dan memecahkan buyung sambil berseru, “ Pedang demi TUHAN dan demi Gideon!" Kemudian, musuh berteriak dan menyelamatkan diri.  TUHAN membuat pedang yang seorang diarahkan kepada yang lain. Jika kita mengikuti instruksi Tuhan dengan taat, kita akan meraih kemenangan besar. Sama halnya, Gembala Senior Ps. Niko sudah memproklamirkan bahwa tahun 2009 adalah tahun mukjizat dan kesembuhan yang kreatif dan benar-benar sedang terjadi.

3.        Mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu (Matius 6:33)

Memprioritaskan Kerajaan Allah dan semuanya akan akan ditambahkan. Alkitab menyatakan bahwa Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12:26-27). Di dalam Kitab Hagai 2:6-8, Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Roh Kudus sudah memberi pewahyuan kepada Gembala Senior Ps. Niko awal tahun ini. Kemudian, goncangan benar-benar terjadi – krisis ekonomi global, bencana alam di berbagai negara seperti gempa di Sumatera, badai di Filipina, dan sebagainya… Akan tetapi, perpindahan kekayaan akan terjadi bagi umat Tuhan. Salah seorang pendoa syafaat Ps. Kim Seng, juga memperingatkan kita bahwa banyak kerusakan akan terjadi sewaktu terjadi perpindahan kekayaan. Beberapa hamba Tuhan akan menjaga berkat keuangan untuk diri mereka sendiri daripada menjadi berkat untuk Kerajaan Allah. Akan tetapi, Gembala Senior Ps. Niko mengajak kita untuk belajar dari Ps. Rick Warren, setelah keberhasilan besar dari penjualan buku Purpose Driven Life, yang menghasilkan keuntungan US$1juta, dia memberikan 90% dari pendapatannya untuk perbesaran Kerajaan Allah dan dia hanya menyimpan 10% sisanya.

Penutup

Oleh sebab itu, kita harus mengucap syukur kepada Tuhan. Karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, mari kita terima kasih karunia yang olehnya kita bisa melayani Tuhan dengan hormat dan takut (Ibrani 12:28). Mari kita tidak mengeluh bahkan di saat-saat sulit. Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. (Yakobus 1:26). Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka. Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan. Karena kita semua tersandung karena banyak hal, siapa yang tidak jatuh karena kata-katanya, dia sempurna dan mampu mengekang seluruh (Yakobus 3:2-8).

Itulah sebabnya Tuhan memberikan karunia lidah sehingga kita bisa menjinakkan lidah kita. Akhir kata, ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia. (Yakobus 1:27). Gembala Senior Ps. Niko memiliki kerinduan agar gereja kita dikenal karena kemurah-hatiannya di dalam kepedulian dan menabur bagi orang miskin dan yang membutuhkan.

 

 

Contact Us

400 Orchard Road #07-01

Orchard Towers

Singapore 238875


Tel: (65) 6463 4695

Fax: (65) 6227 6084

email: info@bcs.org.sg