Kualitas yang Dicari Tuhan _bagian 2 Print E-mail
Written by bcssg   

FA [ COOL ] Material Week 4 - Oct 09
Download here
English | Indonesia

Kualitas yang Dicari Tuhan di dalam Orang yang Dipakai – Bagian 2

Disadur dari Qualities God looks for in People He Can Use oleh Rick Warren

Pendahuluan

Minggu lalu kita membahas dua ciri yaitu kekudusan dan penyerahan diri. Minggu ini kita akan membahas dua lagi ciri yang lain yaitu, orang yang percaya dan orang yang berpandangan jauh ke depan.

Pembahasan

  1.  TUHAN MENCARI ORANG-ORANG YANG PERCAYA

 

Manusia iman. Orang yang percaya akan firman Tuhan akan bertindak sesuai firman.  Ibrani 11:6 “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”  Roma 14:23 “Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.”  Jadi, Tuhan dengan jelas memakai orang-orang yang beriman. 

Apa yang sudah Anda lakukan yang tidak membutuhkan iman? Saya telah melakukan banyak hal. Alkitab menyatakan bahwa segala sesuatu yang tidak  dilakukan dengan iman adalah dosa. Jika Anda tidak melakukannya dengan iman, Anda salah. Tuhan mencari orang-orang yang percaya kepada-Nya. Kita terlalu banyak membatasi Tuhan dengan ketidakpercayaan kita. Kebanyakan dari kita memiliki iman yang mencobai Tuhan daripada percaya kepada-Nya.  Anda tidak akan pernah percaya kepada-Nya sampai Anda mencoba sesuatu di dalam pelayanan Anda yang tidak bisa dilakukan dengan kekuatan daging kita.  Bagian manakah di dalam pelayanan Anda yang tidak dijelaskan kecuali dengan pernyataan, “Tuhanlah yang telah melakukannya!” Ketika Anda hidup dengan iman tidak berarti Anda mengambil resiko. Anda keluar dari zona nyaman Anda. Jangan takut untuk keluar dari zona nyaman karena di sanalah buah berada. Jangan takut untuk mendayung perahu jika Kristus adalah nahkodanya. Keluarlah dan bertindaklah dengan berpikir, “Mustahil bagi saya untuk melakukannya.” 

Kebanyakan pelayanan bisa dijelaskan dengan usaha manusia. Satu-satunya cara agar semuanya bisa terus berjalan adalah kuasa Tuhan. Dia harus melakukannya. William Carey, misionaris modern pertama memiliki moto “Berharaplah hal yang besar dari Tuhan, serta berusahalah dalam hal yang besar bagi Tuhan.” Berharaplah dan berusahalah. Tuhan tidak mensponsori kegagalan. Dia tahu dia memiliki Allah yang besar. Dia percaya kepada Tuhan yang besar dan dia berkata, “Saya membiarkan ukuran Allahku menentukan ukuran tujuanku.” Tuhan telah memberikan kuasa yang luar biasa kepada kita tetapi kita terlalu banyak membatasi-Nya. 

Apa yang Anda percayai mengenai Tuhan di dalam pelayanan Anda? Apa yang Anda percaya Tuhan akan melakukannya di dalam keluarga Anda dalam enam bulan ke depan? Apa yang Anda percaya Tuhan akan melakukannya bagi  keuangan Anda? Dia melakukan apa yang Anda harapkan Dia lakukan. “Jadilah kepadamu menurut.” (Mat 9:29) Tuhan mencari orang-orang yang percaya.

  1.  TUHAN MENCARI ORANG YANG BERPANDANGAN JAUH KE DEPAN.

 

Itu berarti orang-orang tersebut tidak hanya percaya tetapi mereka juga memandang masa depan mereka. Tuhan melakukan apa yang Anda harapkan di dalam hidup Anda dan apa yang mata Anda pandang. Tuhan berfirman bahwa Dia ingin memakai orang yang memandang kekekalan dan memiliki nilai-nilai hidup kekal. Kolose 3:2 “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.”  Beberapa orang berkata, “Dia begitu berpikiran sorgawi, dia tidak cocok di dunia.” Itu mungkin benar tetapi saya juga tahu orang-orang yang berpikiran sorgawi tidak memiliki nilai-nilai duniawi.” Benarkanlah nilai-nilai Anda dengan baik. Berpandanglah jauh ke depan. Milikilah perspektif. Hiduplah dengan tujuan kekekalan. Saya pikir pesan yang harus diperdengarkan bagi gereja saat ini adalah hidup ini lebih daripada hanya untuk sekarang dan di tempat ini. Sebagian besar orang hanya tertarik pada apa yang Kristus bisa lakukan bagi mereka di sini dan sekarang. “Targetkan perhatian Anda pada hal-hal di atas. Jangan bergantung pada hal-hal yang ada di bumi.”   

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” (Ibr 12:1-2) Kalimat terakhir memberitahukan kita mengapa Yesus bisa naik ke kayu salib. Dikatakan bahwa Dia memiliki perspektif yang lebih besar. Dia memandang sukacita yang ada di hadapan-Nya. Dia melihat melewati salib sehingga bisa melihat kemuliaan yang ada di seberangnya. Jadi Dia melewati masalah karena Dia memiliki perspektif. Dia memandang jauh ke depan. 

Ironisnya adalah bahwa sebagian besar orang Kristen menghabiskan waktu, uang, energy, dan usaha mereka pada hal-hal yang akan dihabiskan ketika penghakiman.  Mereka semua tidak kekal. Mobil, stereo, dan pakaian bagus bukanlah hal buruk tetapi saya sering melihat orang-orang yang begitu larut dengan hal-hal seperti itu pada saat ini. Saya harap Anda lebih serius memikirkan apa yang kekal. Firman Tuhanlah yang kekal. “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”(Mat 24:35) Kita membangun hidup kita dengan firman Tuhan. Alkitab menyatakan bahwa iman, pengharapan, dan kasih yang akan bertahan jadi kita harus membangun hidup kita di atas iman, pengharapan dan kasih. Kita tahu manusia akan berakhir di antara dua tempat yaitu, sorga dan neraka.  Di mana saya habiskan waktu saya sekarang akan menentukan dimana saya akan berada kelak. Kita tahu bahwa doa itu kekal.  Wahyu 5:8 menyatakan bahwa doa orang kudus tersimpan di dalam cawan di sorga. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan mendengarkan doa kita. Ada doa yang didoakan 100 tahun yang lalu yang dijawab sekarang. 

Tuhan mencari orang-orang yang memiliki prioritas yang benar. Mereka yang berpandangan jauh ke depan dan mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu. Saya sangat percaya bahwa Yesus, karena kesempurnaan-Nya tidak pernah menghabiskan waktu sedetik pun. Dia tahu kapan harus istirahat, kapan harus bersenang-senang, dan kapan harus serius. Hidup-Nya sangat seimbang. Dia tahu kapan harus intensif. Dia tahu kapan harus lebih santai. Ketika Yesus berumur 12 tahun, pernyataan pertama-Nya yang tercatat adalah, “Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku.”(Luk 2:49) Ketika Dia mati di atas kayu salib, kata-kata terakhir-Nya adalah, “Sudah selesai.”(Yoh 19:30) Yesus menyelesaikan perkerjaan Bapa Sorgawi. Itulah yang saya sebutkan sebagai hidup yang berhasil. Dia memandang jauh ke depan. Dia memiliki tujuan yang jelas.  Beberapa hal tidak sepenuhnya salah, tetapi mereka hanya kurang penting. Kita harus tahu apa yang paling penting. 

Diskusi

  1. Diskusikan dengan anggota COOL mengenai cara kita keluar dari ketidakpercayaan kita dan mengizinkan Tuhan bekerja melalui kita.
  2. Bagaimana kita bisa berpandangan lebih jauh di dalam memandang kehendak Tuhan di bumi? Baik bagi kita untuk menantang diri kita untuk memberikan prioritas dalam melayani Tuhan.    

Kesimpulan

Jika Anda ingin dipakai Tuhan untuk kemuliaan-Nya, mulailah hari ini dengan memeriksa tingkat iman Anda dan mengevaluasi kembali prioritas hidup Anda. Ini akan membantu Anda mempersiapkan diri Anda bagi Tuhan untuk dipakai dengan cara yang lebih besar daripada yang bisa Anda pikirkan!

 

 

 

Contact Us

400 Orchard Road #07-01

Orchard Towers

Singapore 238875


Tel: (65) 6463 4695

Fax: (65) 6227 6084

email: info@bcs.org.sg