Orang-orang Kudus diperlengkapi Print E-mail
Warta Sepekan 27 April 2008

"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.” (Yoel 2: 28-29)

Sementara Tuhan telah melepaskan Reformasi Apostolik yang ketiga secara penuh, orang-orang kudus masih terus diperlengkapi untuk membawa dampak ke luar (external) maupun ke dalam (internal). Apa yang nabi Yoel nubuatkan digenapi pada hari Pentakosta di loteng atas, pada 120 murid Yesus.

“Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.” (Kisah Para Rasul 2:17-18).

Rasul Paulus pun menerima pewahyuan bahwa orang-orang kudus diperlengkapi bagi pekerjaan pelayanan dan bagi pembangunan tubuh Kristus.
“Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.” (Efesus 4:11-12)

Orang-orang kudus yang dimaksudkan tidak terbatas pada tingkat usia tertentu, tidak terbatas pada strata ekonomi tertentu, dan tidak seputar jabatan tertentu. Sebut saja ada anak-anak, teruna-teruna (youth dan dewasa muda), hamba-hamba (budak), dan orang-orang tua. Orang-orang kudus ini diperlengkapi sehingga mereka menjadi suatu masyarakat profetik, suatu komunitas yang memiliki kapasitas untuk bergerak dalam pelayanan kenabian (bernubuat, penglihatan dan mimpi). Ini waktunya untuk tidak membatasi kegerakan Roh Kudus atas orang-orang percaya.

Hari-hari ini orang-orang tua perlu terus mendoakan anak-anak mereka sehingga mereka dipenuhi Roh Kudus dan dipakai oleh Tuhan. Ada suatu kesaksian dari Thailand Utara, tentang bagaimana Tuhan memakai seorang anak usianya 7 tahun, di tahun 2007 hingga sekarang. Tuhan berbicara pada anak ini, meminta untuk berdoa setiap jam 4 setiap harinya. Anak ini mengatakan kepada orangtuanya bahwa Tuhan menyuruhnya untuk berdoa setiap jam 4 pagi. Alhasil, orangtuanya mengabarkan kepada orang-orang tua yang lainnya di gereja mereka dan orang-orang tua yang lain ini juga mengajak anak-anak mereka untuk ikut berdoa. Dan tidak lama kemudian, Tuhan melawat anak-anak itu sehingga mereka dipenuhi Roh Kudus. Anak-anak itu mendoakan orang tua mereka dan orang-orang tua yang hadir mengalami lawatan Tuhan. Anak-anak itu mengalami pengangkatan ke sorga hampir setiap kali mereka berkumpul berdoa. Lebih dahsyatnya, berdasarkan penuturan seorang anak, sewaktu pengangkatan ke sorga ia bertemu dengan anak yang lain namun berasal dari negara lain. Tuhan sedang memakai anak-anak untuk mengalami lawatan Tuhan.

Ada 2 perlengkapan utama yang Alkitab sebutkan untuk memperlengkapi orang kudus bagi mandat pelayanan yang telah Tuhan tetapkan bagi masing-masing pribadi. Orang-orang kudus diperlengkapi oleh Roh Kudus dan juga oleh 5 jawatan.

Era akhir zaman, era Reformasi Apostolik yang ketiga, adalah era Roh Kudus tercurah atas semua orang. Kita memerlukan Roh Kudus lebih lagi di hari-hari ini dibanding hari-hari sebelumnya. Roh Kudus sedang menegakkan Kerajaan Allah di bumi seperti di sorga dengan mengimpartasikan kuasa Kerajaan agar orang-orang kudus menguasai, menaklukkan dan menguasai bumi. Transformasi Indonesia terjadi sewaktu Roh Kudus melanda Indonesia dan Kerajaan Allah berdiri di Indonesia.

5 jawatan pun semakin kuat muncul memperlengkapi gereja. Tuhan sedang melawat Indonesia dengan mengutus nabi-nabiNya berbicara bagi orang-orang Kudus di tahun 2008. Seminar-seminar Apostolik dan Profetik diadakan guna memperlengkapi orang-orang kudus lebih tajam lagi bergerak dalam pelayanan kenabian. Para pengajar bangkit dengan pengajaran-pengajaran yang kuat yang berdasar dalam Alkitab agar orang-orang kudus mampu menghadapi para pengajar sesat dan nabi-nabi palsu di akhir zaman ini. Pengajaran mereka adalah pengajaran yang bersifat apostolik yang mampu menggerakkan orang-orang kudus menjadi pelaku firman tanpa kompromi. Orang-orang yang radikal dengan Firman Tuhan bangkit akibat jawatan guru bangkit.

Tujuan orang-orang kudus diperlengkapi membawa dampak eksternal maupun internal. Dampak eksternal yang akan terjadi sewaktu orang-orang kudus diperlengkapi dengan kuasa adalah jiwa-jiwa yang belum mengenal Yesus dimenangkan dan diselamatkan. “Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.” (Kis. 2:21). “Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.” (Kis. 2:41). Hal ini terjadi pada diri Petrus yang bangkit berkhotbah dan menuai 3.000 jiwa pada hari itu juga. Di bangsa kita, Tuhan sedang melakukan Healing Movement, suatu gelombang kesembuhan, di mana tanda-tanda heran dan mujizat kesembuhan terjadi atas jiwa-jiwa dan banyak orang yang belum percaya Yesus dimenangkan.

Sementara itu dampak internal adalah seperti yang Paulus katakan dalam Efesus 4:13-16. “Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -- yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota -- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.”

Gereja menuju kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan hingga mengalami kepenuhan Kristus. Ini adalah ciri-ciri mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan mempelai pria yaitu Kristus, Kepala Gereja. Di era Reformasi Apostolik yang ketiga ini, gereja yang adalah orang-orang kudusNya dipersiapkan agar menjadi bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya. Itu sebabnya pemulihan demi pemulihan terus terjadi di dalam tubuh Kristus. Hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan sebaliknya. Hari-hari ini Tuhan memakai Healing Movement Camp untuk membawa pemulihan hati mempelaiNya. Orang-orang tua, pengerja gereja, hamba-hamba Tuhan, anak-anak muda, sampai anak-anak sekolah minggu dipulihkan dalam Healing Movement Camp. Kehidupan orang-orang kudus dibersihkan agar berbuah lebih banyak lagi dan mengalami multiplikasi.

Siapapun dan apapun pekerjaan kita tidak akan membatasi Tuhan untuk memperlengkapi dan memakai kita untuk menjadi gereja ‘twenty four seven’ (24/7 – siang dan malam, 7 hari seminggu). Saudara, orang-orang kudusnya Tuhan, akan bergerak di market place menjadi garam dan terang dunia dan menjadi katalisator Gerakan Reformasi Apostolik ketiga berkembang lebih besar lagi dan mempersiapkan jalan bagi kedatangan Yesus kedua kali.
 

Contact Us

400 Orchard Road #07-01

Orchard Towers

Singapore 238875


Tel: (65) 6463 4695

Fax: (65) 6227 6084

email: info@bcs.org.sg